Selamat Datang Di BLOG HUNTER
Terima kasih atas kunjungan Anda di BLOG HUNTER,
Nationalism is Humanity ~ Untuk kemudahan dalam hal Navigasi Temukan ratusan artikel Bloghanter di tombol DAFTAR ISI di bagian pojok kanan atas atau dengan cara menelusuri satu persatu dari SEMUA KATEGORI di SIDEBAR BAGIAN KANAN BAWAH

Fakta fakta dan prestasi membanggakan militer Indonesia sejak dulu hingga sekarang

Fakta-fakta kekuatan militer tentara Indonesia dari jaman dahulu hingga sekarang. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, sekaligus negara dengan penduduk terbesar ke-4 dunia tentunya Indonesia memiliki berjuta sumber daya yang melimpah.
NKRI Harga Mati
Kekayaan yang melimpah ruah, serta wilayah negara yang amat luas tentu saja memmerlukan berbagai penjagaan ekstra sebagai negara yang merdeka dan berdaulat agar tidak di ambil atau di usik negara lain.
Read More

Woow..!! TNI Juara Umum Lomba Tembak AASAM 8x berturut turut, berikut catatan prestasinya

Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) merupakan kompetisi lomba tembak International tahunan yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Australia. Lomba tembak ini diselenggarakan hampir setiap tahunnya, dengan mengundang beberapa negara se-Asia Pasifik. 

Dalam 8 tahun terakhir (2008 - 2015 ) TNI selalu mengikuti lomba tembak AASAM, dan menjadi juara umum 8x berturt-turut. Negara lain dibuat kagum, bahkan sampai tidak percaya dengan prestasi dan kehebatan TNI tersebut. 
Kopassus, TNI Juara Umum lomba tembak AASAM 8x berturut turut
Selain TNI telah mengharumkan nama Indonesia di kanca International, yang lebih membanggakan lagi senjata senjata yang digunakan TNI dalam mengikuti lomba tembak AASAM tersebut adalah senjata produksi buatan dalam negeri PT PINDAD, seperti SS2-HB (Heavy Barrel), senapan Mesin SM-2 dan SM-3, pistol G2 versi EliteSS serta senapan serbu SS2 V5.

Memang tidak diragukan lagi senjata buatan PT PINDAD yang pabriknya terletak di Bandung Jawa Barat ini memang sangat luar biasa. Bahkan Dunia sempat dibuat gempar dengan senjata Sniper SPR-2nya yang mampu tembus TANK karena memiliki jangkauan tembak sejauh 2km.
 
Dan Berikut adalah catatan prestasi kemenangan TNI Indonesia dalam kejuaraan tembak International AASAM dari 2008 hingga 2016 saat ini.

1. Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) tahun 2008

 
Kontingen menembak TNI Angkatan Darat meraih juara pertama dalam lomba menembak Australian Army Skill At Arms Meeting (AASAM) 2008 yang dilaksanakan di Australia pada tanggal 2 sampai 25 Mei 2008, diikuti oleh Angkatan Darat dari berbagai Negara antara lain Australia, Indonesia, Malaysia, Singapura dan Papua Nugini. Kedatangan kontingen disambut oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo di Mabesad, Senin (26/5).

Lomba tahun ini mempertandingkan 40 materi menembak baik itu materi perorangan maupun tim, Kontingen Indonesia menempati urutan pertama dengan memperoleh 19 medali emas, 23 perak dan 8 perunggu, posisi kedua diraih oleh Kontingen Angkatan Darat Malaysia dan urutan ketiga ditempati oleh Kontingen Angkatan Darat Singapura.

2. Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) tahun 2009

Dalam AASAM tahun 2009, kontingen TNI AD membawa 15 orang personil yang terbagi atas 10 orang petembak dan 5 orang official. Lomba ini diselenggarakan pada bulan Mei.

Dalam kompetisi tersebut kontingen TNI-AD dapat menunjukkan prestasi terbaiknya dengan mendapatkan 59% medali emas, 41% medali perak dan 39% medali perunggu dari jumlah 41 medali yang diperebutkan, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai Juara Umum.

Kesuksesan TNI AD disini di dukung oleh kualitas kehandalan senjata Senapan Serbu 2 (SS-2) yang diproduksi oleh PT Pindad Indonesia.

3. Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) tahun 2010

TNI AD mengirim kontingen sebanyak 15 orang di AASAM tahun 2010. Lomba ini dilaksanakan pada bulan Juni. Disana, para petembak TNI AD telah berhasil mempertahankan prestasi sebagai Juara Umum, dengan perolehan 22 medali emas, 13 medali perak, dan 14 medali perunggu.

Para petembak TNI AD ini dibekali oleh Senapan Serbu 2 (SS-2) buatan PT Pindad Indonesia.

4. Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) tahun 2011

 
Di AASAM tahun 2011 ini, TNI AD berhasil meraih medali emas terbanyak. Pada babak akhir kompetisi, Malaysia menjadi lawan terkuat Indonesia, namun kontingen petembak TNI AD berhasil meraih 7 medali emas, 9 medali perak dan 5 medali perunggu, dimana Indonesia mengungguli peserta-peserta dari negara lainnya.

Dari kompetisi yang berlangsung pada bulan Mei ini, lagi-lagi TNI AD berhasil meraih Juara Umum. Selain menggunakan SS2 milik PT Pindad, TNI AD juga berkesempatan menggunakan pistol jenis Browning milik Australia.

5. Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) tahun 2012


AASAM tahun 2012, kontingen TNI AD yang dikirim berjumlah 17 orang. Dari 51 medali yang disiapkan dalam kejuaraan itu, prajurit TNI AD menyabet 25 emas, sementara tentara Amerika hanya memperoleh 2 emas dan 5 perunggu, sedang Australia diperingkat kedua hanya mengantongi 9 emas,  12 perak dan 7 perunggu.

Ditahun tersebut posisi prajurit TNI AD memiliki kemampuan menembak diatas rata-rata prajurit yang ada diseluruh dunia. Prajurit TNI AD hanya memakai senjata buatan PT Pindad jenis SS2 dan mampu meredupkan pamor senjata MP4 Carbine Amerika Serikat, SAR 21 Singapura, Steyr Aug Austria, HK G36, atau HK416.

6. Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) tahun 2013

 
Kompetisi yang digelar pada bulan Mei ini, menuai pujian dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam akun twitternya. Pasalnya, di lomba tembak ini TNI AD masih bisa mempertahankan prestasinya sebagai Juara Umum dengan menggunakan SS2 Pindad. Berikut tulisan dari akun twitter SBY :

"Kontingen TNI AD dg gemilang menang lomba tembak AASAM di Australia, raih 17 medali emas. Selamat. Saya bangga. *SBY*"

"Prajurit TNI dg senjata buatan Pindad sering menang lomba tembak lawan tentara negara lain. Indonesia bangga. *SBY*"

Dalam lomba tembak AASAM 2013 tersebut, kontingen TNI AD beranggotakan 24 prajurit Kostrad dan 6 dari Kopassus. Di sana TNI AD berhasil memperebutkan 58 medali berupa 17 medali emas dan 58 nomor menembak.

7. Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) tahun 2014

 
2014 Tim penembak TNI Angkatan Darat kembali mengukir prestasi membanggakan dengan berhasil memperoleh 32 medali emas, 15 perak serta 20 perunggu dan menjadi juara umum pada kejuaraan menembak tingkat internasional, Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2014 yang digelar pada 5 – 16 Mei 2014 di Australia.

Menempati urutan kedua tim penembak tuan rumah Australia dengan perolehan medali 6 emas, 15 perak, dan 20 perunggu. Sementara di urutan ketiga ditempati oleh tim penembak dari tentara Brunei Darussalam dengan perolehan medali 5 emas, 4 perak, dan 1 Perunggu.

Pada kejuaraan tahun ini diikuti oleh 16 tim penembak dari tentara negara di kawasan Asia Pasifik, yaitu Australia, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jepang, Filipina, Thailand, Timor Leste, Papua Nugini, Singapura, Brunei Darussalam, Selandia Baru, Kaledonia Baru, Tonga, Kanada, dan Indonesia.

8. Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) tahun 2015

TIM Tembak TNI AD Dalam lomba AASAM 2015 Australia
Lagi lagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil mengukir prestasi dengan menjadi juara umum AASAM ke-8 kalinya. Dalam AASAM kali ini kontingen yang berasal dari Angkatan Darat (TNI AD) ini meraih gelar juara umum dengan merebut 56 medali dalam kejuaraan menembak Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2015. Ke-56 medali itu terdiri dari 30 emas, 16 perak dan 10 perunggu.
Mendali AASAM 2015 TNI 
Sedangkan, tuan rumah Australia menempati urutan kedua dengan perolehan 4 medali emas, 9 perak dan 6 perunggu. Disusul Amerika serikat di urutan ketiga dengan 4 emas, 1 perak dan 2 perunggu. TNI bisa dikatakan menang telak dengan selisih sangat jauh dari negara lain.

Dengan prestasi itu, Indonesia kembali mengukuhkan kemenangan untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut sejak 2008 sampai 2015 lalu. Dalam kompetisi menembak yang berlangsung tahun ini, Indonesia bersaing dengan 15 tim dari 13 negara, yakni Australia, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jepang, Filipina, Thailand, Timor Leste, Singapura, Brunei Darussalam, Kaledonia Baru, dan Tonga.

Perolehan Mendali TNI pada AASAM 2015 
Tak terima TNI juara umum AASAM 2015, Australia enggan tulis di daftar resmi, Bahkan mereka minta senjata PINDAD TNI dibongkar. Sungguh memalukan sikap Australia ini hahaha.. Untung TNI Melawan, makin malu deh mereka (Australia)
TNI Juara umum AASAM Australia 2015
Di tengah meroketnya prestasi Indonesia dalam kejuaraan internasional ini, namun panitia AASAM 2015 belum juga merilis juaranya. Padahal, kejuaraan sudah berakhir sejak 16 Mei lalu dan sampai kini belum juga menampilkan urutan pemenangnya.

Hal itu terlihat dalam situs resmi AASAM 2015 yang beralamat di www.army.gov.au tidak juga menampilkan hasil rekapitulasi kejuaraan di tiap nomor menembak yang diikuti seluruh negara. Situs ini hanya memuat hasil lomba lima tahun sebelumnya. Jika dirunut ke bawah, TNI hampir selalu menguasai tiga besar setiap nomor menembak.

Woow..!! TNI Juara Umum Lomba Tembak AASAM 8x berturut turut, berikut catatan prestasinya 

Tak hanya itu, Laman Facebook komunitas AASAM juga tak menampilkan aksi-aksi tim Indonesia selama kejuaraan berlangsung, kecuali kemenangan pada kejuaraan yang sama setahun lalu. Laman ini lebih banyak menampilkan foto personel militer Australia, AS dan Inggris. Sesekali pula beberapa negara seperti Jepang, Filipina maupun Singapura.

Kepala Staf TNI AD Jenderal Gatot Nurmantyo juga mengakui tuan rumah tak begitu saja menerima kekalahannya. Sampai-sampai mereka meminta senapan TNI diperiksa. Tentu saja Jenderal Gatot menolak.
"Kalau mau diperiksa semua," kata Gatot kesal.
 

Read More

Ini rahasia Tim Tembak TNI Kalahkan Eropa dan AS di AASAM dan menggondol 30 Mendali Emas

Kemenangan tim TNI AD dalam perlombaan Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) beberapa waktu lalu membuat sejumlah negara besar kelabakan. Bahkan, panitia berniat membongkar senjata buatan Pindad tersebut karena perolehan medali yang begitu mencolok, yakni 30 dari 50 medali yang diperebutkan.
AASAM 2015 TNI Juara Umum

Menanggapi kemenangan tim TNI AD tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Luhut Pandjaitan mengatakan, Indonesia tidak berbuat curang. Saat mengobrol dengan manajemen PT Pindad di pabriknya di Bandung, Luhut bertanya kenapa tim Indonesia bisa menang.

Setelah mendengarkan penjelasan Pindad, Luhut menegaskan, tidak ada kecurangan dalam AASAM itu.

“Tadi saya tanya kenapa bisa menang, ternyata ada rahasianya. Saya pelatih menembak, saya paham itu (senjata). Mereka buat satu satuan yang runtun, tidak ada kecurangan. 

Lalu kenapa (Australia) minta dibongkar? Kalau menangnya (selisih) cuma dua atau tiga boleh saja. Kalau menang 30 dari 50, itu kebanggaan,” ujar Luhut seusai kunjungannya ke PT Pindad, Kamis (4/6/2015).

Rahasianya adalah : Kombinasi Senjata dan Amunisi buatan PT PINDA + Kemampuan Tembak TNI yang Mumpuni

Ini rahasia Tim Tembak TNI Kalahkan Eropa dan AS di AASAM dan menggondol 30 Mendali Emas


Sementara itu, Direktur Utama PT Pindad Sylmi Karim mengatakan, kemenangan Indonesia disebabkan tiga kombinasi, yakni petembak, amunisi, dan senjata. Kemenangan Indonesia membuktikan bahwa petembak Indonesia mumpuni.

Sedangkan Pindad sendiri memiliki kemampuan dalam hal senjata dan amunisi. Ketiga kombinasi ini klop satu sama lain.

“Kemenangan ini sebagai bukti sudah saatnya memberikan kepercayaan tinggi kepada produk Indonesia. Kemenangan ini memperlihatkan kemampuan Indonesia bersaing dalam lomba. Kalau ini bisa diwujudkan dalam pengadaan produk pertahanan dan keamanan akan lebih indah lagi,” imbuhnya.

 
Misalnya, TNI ataupun Polri menggunakan semua produk dalam negeri dan memesan senjata dari Pindad. Bahkan, ke depan, Indonesia berpotensi bersaing dengan produsen luar negeri dalam pengadaan alat pertahanan.

“Jika selama ini anak-anak ditanya soal senjata tahunya M16, kita juga ingin di luar negeri anak-anak tahunya SS2,” kata dia.

Kemenangan ini berimbas pada bisnis penjualan senjata produksi PT Pindad. Sejumlah negara berniat membeli SS2.



Kalahkan Eropa dan AS, Senjata Pindad Diburu Lima Negara

Kemenangan perwakilan TNI AD dalam perlombaan Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) beberapa waktu lalu membuat bangga Indonesia. Kemenangan telak atas Australia, Amerika, dan sejumlah negara Eropa ini pun berimbas pada bisnis penjualan senjata produksi PT Pindad tersebut.

“Ini bukan kemenangan pertama untuk Indonesia. Indonesia sudah menang (lomba menembak) delapan-sembilan tahunan. Kemenangan ini memang berimbas pada penjualan senjata dan lisensi,” ujar Direktur Utama PT Pindad Sylmi Karim kepada wartawan di Bandung, Kamis (4/6/2015).

Sylmi menyampaikan, hingga saat ini ada lima negara yang tertarik pada senjata SS2 yang digunakan petembak TNI AD tersebut. Dari lima negara tersebut, tiga negara memperlihatkan keseriusan dan akan menandatangani MoU.

“Negara-negara tersebut berasal dari Asia, Afrika, dan Timur Tengah. Mereka memang pasar kami,” tutur Sylmi.

Mengenai detail negara yang tertarik pada senjata SS 2, Sylmi enggan menjawab. Ia sengaja merahasiakan nama negara karena khawatir ada yang menjegal sehingga transaksi batal.

“Baru menang saja senjata dibongkar. Kami enggak mau sebutkan, nanti di-kilik-kilik, enggak jadi,” ucapnya.

 
Selain itu, pihaknya harus menghargai pembeli. Jika pembeli tidak ingin namanya disebut, maka pihaknya tidak akan memublikasikannya. Sebab, penjualan alat pertahanan berbeda dengan produk lainnya. Ada sejumlah negara yang tidak berkenan disebutkan namanya demi masalah keamanan dan lainnya.

“Kalau pembeli tidak mau disebutkan, kami akan diam-diam saja,” imbuhnya.


Seperti diketahui, dalam perlombaan AASAM, tim TNI AD mengalahkan Australia, Amerika, dan sejumlah negara Eropa dengan mengantongi 30 medali emas dari 50 medali yang diperebutkan.

Karena perbedaan perolehan medali yang begitu mencolok, panitia Australia hendak membongkar senjata buatan Pindad tersebut. Sikap panitia Australia ini mendapat perlawanan dari pihak TNI AD. Mereka menyatakan, jika panitia lomba hendak membongkar senjata TNI AD, maka panitia harus membongkar senjata semua peserta. 


Read More

Hebatnya KOPASKA, Amerika minta Berguru, Malaysia dibentak ngacir..!!

Menjadi rakyat sipil yang tak paham betul dunia militer, lumayan terkejut bila banyak orang bercerita soal kehebatan Kopaska, Komando Pasukan Katak milik TNI. Begitu tersohornya pasukan ini hingga tentara Amerika pun berguru pada Indonesia.
Kopaska Elite Force from Indonesian plus logo
Kopaska adalah pasukan elite spesialis misi bawah air. Pasukan khusus dengan kemampuan berderet. Mulai dari demolisi bawah air, sabotase, pembebasan sandera, pengawalan VIP, gerilya dan antigerilya, terjun bebas, penyapu ranjau hingga intelijen.

Tepat banget jika Kopaska disebut Navy Sealnya Indonesia. Karena kecocokan itu, Navy Seal dan Kopaska rutin menggelar latihan bersama. Sudah 32 tahun dan 64 kali dua pasukan elite ini berlatih bersama dalam latihan berjudul Flash Iron.

Dalam sesi latihan yang digelar, ternyata Kopaska jadi guru bagi pasukan Amerika tersebut. Tentara kita sangat berpengalaman berperang dalam hutan, memanfaatkan sumber alam untuk senjata. 
Kopaska TNI AL Latih Navy Seal Amerika
Kopaska TNI AL Latih Navy Seal Amerika

Misalnya saja membuat booby trap  alias jebakan dari bahan-bahan yang sudah ada di hutan. Ranting, kayu dan akar-akaran bisa jadi senjata mematikan jika dipadukan dengan senjata atau peledak yang sudah ada.

Ternyata dalam peperangan modern, hal itu masih sangat menakutkan. Untuk itu Navy Seal merasa perlu mempelajarinya. Usai latihan, personel Kopaska pun layak mendapat brevet Trident Navy Seals kehormatan. Karena itu jangan heran kalau melihat anggota TNI AL memakai brevet Navy Seals.

Tentara Malaysia ngacir
keren foto personil Kopaska plus logo
Selain militer Amerika mengakui kedigdayaan Kopaska, tentara Malaysia pun pernah merasakan langsung sehingga kabur terbirit-birit, oleh aksi Kopaska. Padahal hanya dengan ancaman dan hentakan singkat, tanpa kontak senjata satu pun.

Peristiwa ini terjadi sekitar tahun 2005, saat ketegangan RI-Malaysia di Blok Ambalat. Saat itu pemerintah RI membangun mercusuar Karang Unarang yang terletak di titik terluar wilayah teritorial Indonesia. 

Upaya pembangunan mercusuar ini selalu diganggu oleh Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) maupun Marine Police. Mulai dari rem mendadak dan bermanuver yang menimbulkan gelombang, hingga menganiaya pekerja mercusuar.

Pada 1 April 2005, dua kapal TLDM dan Marine Police Malaysia buang jangkar di dekat mercusuar. Upaya kapal patroli TNI AL KRI Tedong Naga mengusir mereka tak digubris.

Komandan KRI pun meminta bantuan dari personel Kopaska yang memang disiagakan di sana. Salah satu dari seorang pasukan "KOPASKA" bernama Serka Ismail meminta izin kepada komandan komandannya Lettu Berny untuk meluncur ke Kapal TLDM Malaysia.

Lettu Berny mengizinkannya. Namun dia meminta Ismail tak membawa senjata agar tak terjadi kontak tembak.

Serka Ismail melaju dengan motor boat bersama Serda Muhadi dan Kelasi Satu Yuli Sungkono. Ismail memerintahkan motor boat itu melaju zigzag dengan kecepatan tinggi.

Tujuannya agar perhatian anak buah kapal (ABK) Malaysia tertuju pada motor boat. Sementara itu Ismail melompat dan berenang senyap menuju kapal Malaysia.
Anggota Komando pasukan katak
Tanpa diketahui satu pun ABK, Ismail naik ke atas kapal. Dia mendobrak pintu samping kapal sambil berteriak.

"Di mana kapten kapal," bentak Ismail hingga ABK Malaysia ketakutan.

Serka Ismail pun sempat membentak seorang petugas meriam kapal Malaysia.

Kapten Kapal keluar. Dengan nada tinggi Ismail bertanya apa keperluan kapal Malaysia di tempat itu. Sang kapten menjawab normatif, hanya menjalankan perintah.

"Baiklah kalau begitu. Daerah ini adalah wilayah saya (Indonesia). Jadi setelah saya turun dari kapal ini, segera pergi dari wilayah ini. Kalau tidak jangkar akan saya putuskan," bentak Ismail pada komandan kapal Malaysia.

Walau tak bersenjata, keberanian Ismail rupanya membuat nyali para ABK Malaysia ciut. Begitu Ismail lompat ke perahu karet, kapal pertama langsung angkat jangkar dan kabur dari Karang Unarang.
Foto Keren prajurit Kopaska
Namun kapal kedua tak mau pergi. Serka Ismail dan Tim Kopaska segera melaju. Aksi mereka dihalangi sehingga Ismail tak bisa naik kapal.

Ismail segera menuju tali jangkar. Dia berteriak sambil menggoyang-goyangkan tali jangkar.

"Kalau tidak pergi, tali jangkar ini saya ledakkan," ancamnya.

Berhasil. Aksi ini pun membuat kapal Malaysia meninggalkan wilayah Karang Unang. 
"Cukup tiga orang Kopaska untuk mengusir dua kapal Malaysia"

Kisah-kisah pasukan khusus Kopaska seperti di atas dapat dibaca lebih lengkap dalam buku 50 tahun Kopaska, Spesialis Pertempuran Laut Khusus.

berikut adalah buku yang dimaksud, diluncurkan dalam rangka 50 Tahun Kopaska, sejak didirikan.
buku 50 tahun Kopaska, Spesialis Pertempuran Laut Khusus

Read More

5 Fakta Kehebatan TNI yang bikin kamu semakin bangga dengan Indonesia

Tentara Nasional Indonesia atau TNI adalah angkatan perang yang dibentuk Indonesia untuk menjaga kedaulatan negaranya. TNI terdiri dari 3 angkatan yang berbeda yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. 

Sejak dibentuk pertama kali pasca kemerdekaan Indonesia. TNI adalah tulang punggung dari Indonesia hingga negara ini benar-benar bisa lepas dari penjajah meski harus mengorbankan banyak nyawa.

TNI adalah sebuah pasukan yang sangat hebat. Bahkan kehebatan dari TNI ini telah diakui hingga dunia internasional. Banyak sekali negara-negara di dunia tidak percaya dengan prestasi yang ditorehkan oleh TNI berikut ini. Coba simak, dan buktikan bahwa TNI bisa membuat kita tambah bangga dengan Indonesia.

1. Paling Banyak Mengirim Pasukan Untuk PBB
Indonesia telah dipercaya oleh PBB untuk mengirimkan Kontingen Garuda-nya ke negara-negara konflik di Eropa. Bahkan sejak tahun 1957 hingga sekarang, pasukan ini terus aktif jika sewaktu-waktu PBB membutuhkan pasukan agar negara-negara yang berkonflik mampu dijaga dengan baik.

Setidaknya sudah lebih dari 20 Kontingen Garuda dikirim ke banyak negara oleh PBB. Rekor ini tak dilakukan oleh negara-negara yang masuk dalam Dewan Keamanan PBB. Pengiriman pasukan yang tidak ada hentinya ini menunjukkan bahwa TNI adalah kelompok yang hebat. Bahkan mereka tak hanya menjaga keamanan saja. 
Para pasukan TNI ini juga mengenalkan budaya asli Indonesia kepada para penduduk setempat. Apa yang dilakukan oleh TNI ini membuat penduduk lokal lebih akrab dengan mereka ketimbang pasukan dari negara lain.

2. Masuk ke Dalam Jajaran Pasukan Elite Dunia
TNI memiliki pasukan khusus yang salah satunya bernama Koppasus atau Komando Pasukan Khusus. Pasukan ini adalah pasukan utama yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat dengan kemampuan tempur hebat saat di daratan. Satu anggota dari Koppasus ini setara dengan 8 orang anggota TNI. Atau gampangnya, satu orang anggota Koppasus bisa melawan 8 orang sekaligus.

Pasukan yang dikirim oleh TNI untuk misi-misi khusus ini ternyata masuk dalam daftar pasukan elite dunia. Tak tanggung-tanggung, pasukan milik Indonesia ini menduduki peringkat ke-3 dunia berdasarkan penilaian dari Discovery Channel military edition di tahun 2008 silam.

Selain Koppasus, sebenarnya Indonesia masih memiliki pasukan khusus lain seperti Denbravo-90, Kopaska, dan Denjaka. Semua pasukan ini dikenal sangat hebat dan membuat Indonesia selalu aman dan damai.

3. Pendaki Pertama dari Asia Tenggara yang Menaklukkan Gunung Everest
Orang Indonesia pertama yang mampu mendaki puncak tertinggi dari Gunung Everest bernama Asmujiono. Ia adalah salah satu anggota Koppasus milik TNI Angkatan Darat. Sekitar tahun 1996, anggota Koppasus ini mampu menancapkan Merah Putih dengan gagah di puncak tertinggi di dunia itu. Ia bahkan tak bisa mengucapkan apa-apa saking bahagianya mampu mendaki puncak tertinggi itu dengan susah payah.
Sebelum mendaki, Asmujiono menjalani serangkaian tes yang dilakukan oleh Koppasus. Akhirnya ia lolos dan bisa mendaki bersama beberapa orang dalam tim yang berjumlah sekitar 30 orang. Atas keberhasilan ini Asmujiono mendapatkan penghargaan MURI sebagai orang Indonesia pertama yang mampu mendaki hingga ke puncak Gunung Everst.

4. Juara Umum Lomba Tembak Antar Negara
Semua orang pasti menjagokan Amerika sebagai negara yang unggul dalam hal militer. Namun hal itu akhirnya kandas saat pasukan TNI mengalahkan negara hebat ini dalam AASAM 2015 di Australia. Saat kompetisi ini terjadi Indonesia mampu menyabet 30 medali emas, 16 perak, dan 10 perunggu. Sementara itu pasukan dari Amerika hanya mendapatkan 4 medali emas, Inggris 3 emas, dan Australia 5 emas.
Kehebatan Indonesia ini akhirnya membuat banyak negara jadi iri. Bahkan senjata yang dipakai pun ingin dibuka komponennya. Banyak negara tidak mengira jika Indonesia bisa sehebat ini. Bahkan senjata yang diproduksi di dalam negeri oleh PT Pindad ini dianggap sebagai salah satu senjata terbaik di dunia.

5. Latihan Keras adalah Modal Segalanya
Inilah Latihan Kopassus, yang dianggap Latihan Paling brutal Oleh pasukan elite negara lain
(Bentuk latihan : Merayap sambil ditembaki dengan peluru sungguhan)

Banyak yang mengira jika Indonesia tidak bisa melakukan apa-apa dalam perang. Namun dugaan ini dibalik hingga 180 derajat oleh pasukan TNI yang berhasil menduduki peringkat 2 dalam lomba Sukses Aksi Militer. 

Lomba ini diikuti oleh pasukan-pasukan elite dari banyak negara di dunia. Lomba yang diadakan dalam even ini meliputi intelijen, pergerakan, penyusupan dan penindakan.
Saat lomba ini digelar, setidaknya ada 35 pasukan elite dunia yang menunjukkan kehebatannya. 

Amerika adalah negara yang menduduki peringkat pertama dengan pasukan Delta Force-nya. Di urutan ke-2 dalam jajaran elite dunia sudah menunjukkan jika TNI milik Indonesia adalah pasukan yang hebat terutama di wilayah regional Asia.

Hanya dengan melihat lima kehebatan TNI di atas kita bisa menyimpulkan dengan sangat bangga: pasukan pertahanan Indonesia sangat hebat! Mereka bisa melakukan apa saja, bahkan lebih unggul dari pasukan lain di dunia. Hal ini membuktikan jika kerja keras, latihan tanpa lelah yang dilakukan terbayar dengan lunas. Hidup TNI! Hidup Indonesia!

Read More

5 Pasukan negara lain yang pernah berhadapan dengan TNI

Tentara Nasional Indonesia atau TNI bukanlah pasukan sembarangan. Mereka memiliki kemampuan yang cukup tangguh berkat latihan keras mereka. Tidak hanya itu saja, pasukan Indonesia ini juga sudah dikenal di seluruh dunia berkat prestasi yang diperoleh baik dalam hal kemanusiaan, pertahanan, serta hasil perlombaan.

Seperti juga tentara negara lain, Indonesia juga memiliki pasukan khusus yang disebut dengan Komando Pasukan Khusus atau Kopassus. Nah, ternyata pasukan ini juga pernah berhadapan langsung dengan pasukan khusus atau pasukan elit dari negara lain, lho. Siapa saja?

1. Tentara Gurkha
Tentara Gurkha
Pada tahun 1963 lalu, Indonesia pernah terlibat konflik dengan Malaysia karena Presiden Soekarno mengajak untuk mengganyang Malaysia. Pasukan Malaysia yang kewalahan kemudian meminta bantuan dari Inggris yang mengirim pasukan komando SAS dan pasukan Gurkha.

Pasukan Gurkha berasal dari Nepal namun bertempur untuk Inggris. Pasukan ini memiliki senjata khas yaitu pisau Kukri. Dengan pisaunya, mereka bergerak dengan cepat dan menggorok leher musuhnya.

Dalam pertempuran di Sakilkilo pada 10 Juli 1964, satu peleton Tentara Nasional Kalimantan Utara berhasil meraih kemenangan melawan 2 peleton Gurkha. Dalam perang tersebut, 20 orang Gurkha tewas namun tidak ada satupun korban jatuh di pasukan Indonesia.

2. SAS Inggris
SAS Inggris
SAS atau (Special Air Service) adalah pasukan khusus dari Inggris. Mereka juga disebut-sebut sebagai pasukan paling elit di dunia dengan teknologinya yang canggih dan jauh berada di atas teknologi pasukan Kopassus milik Indonesia.

Pada 23 April 1965, pasukan Kopassus dan SAS pernah berhadapan langsung dalam penyerangan di Plaman Mapu, Kalimantan Barat. Dalam pertempuran tersebut, 9 orang prajurit SAS tewas, dan Kopassus kehilangan 2 orang prajurit.

3. Korps Mariniers
Korps Mariniers
Korps Mariniers adalah pasukan baret hitam milik Angkatan Laut Belanda. Ketika di Indonesia terjadi konflik Trikora, Belanda mengandalkan pasukan ini dalam pertempuran melawan TNI.

Saat itu, L.B Moerdani dengan pasukan naga yang di Irian Barat berhasil disergap oleh pasukan Belanda. Pasukan tersebut tidak dapat dideteksi karena kemampuan mereka bergerak dengan sangat senyap. PGT atau Pasukan Gerak Tjepat juga pernah terlibat bentrok dengan satuan angkatan laut Belanda ini.

4. Korps Commandotroopen
Korps Commandotroopen
Pasukan baret hijau ini juga merupakan milik Belanda. Dulu, pasukan elit Belanda ini bernama Korps Special Tropen. Namun, namanya kemudian diganti dari KST menjadi KCT.

Korps Commando Troopen ini juga pernah berhadapan langsung dengan TNI. Hal ini terjadi ketika TNI pada masa revolusi kemerdekaan dan adanya konflik RMS di Ambon. Pendirian Kopassus sendiri mengacu pada satuan asal Belanda ini.

5. Royal Malay Regiment
Royal Malay Regiment
Royal Malaya Regiment adalah satuan unit khusus milik negara tetangga kita, Malaysia. Satuan ini sering juga disebut sebagai Ranger, dan mereka mampu bertempur di medan yang sulit dan dengan misi yang berat.

Pada 29 Desember 1963, 35 KKO (Korps Komando Marinir) atau yang sekarang disebut dengan Korps Marinir menyerbu markas Kalabakan. Dalam serangan tersebut, 8 prajurit RMR meninggal dan 19 lainnya mengalami luka-luka. Namun tak ada korban di pihak KKO.

Jangan dikira tentara Indonesia hanya diam saja tanpa melakukan apa-apa. Ketika konflik terjadi, maka merekalah orang pertama yang akan diberangkatkan untuk melindungi negara kita. Belum lagi dengan tugas mereka sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian.


Read More

7 Aksi Hebat TNI yang bikin Dunia Tercengang

Aksi kopral 'terkuat' TNI Subagyo Lelono mengundang decak kagum. Prajurit Polisi Militer TNI AD ini pernah lari 24 jam non stop. Dia juga koprol 5 Km tanpa henti dan push up 21 jam 40 menit. Aksinya ini diganjar rekor MURI.

Bagi prajurit TNI, kuat adalah sebuah kebutuhan. Kalau tidak kuat bagaimana mau melindungi bangsa dan negara.
7 Aksi Hebat TNI yang bikin Dunia Tercengang
Apalagi pasukan elite TNI, yang kemampuannya di atas rata-rata prajurit reguler. Latihan mereka pun dibuat ekstra keras hingga menghasilkan prajurit yang memiliki otot kawat dan tulang besi.

Indonesia memiliki banyak satuan elite yang memiliki kemampuan tempur terbaik. Di TNI AD ada Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Sat 81 Penanggulangan Teror (Gultor), Peleton Intai Tempur (Tontaipur), dan Raider. 

TNI AL punya Pasukan Intai Amfibi (Taifib), Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Detasemen Jala Mangkara (Denjaka). Sementara TNI AU punya Pasukan Khas dan Detasemen Bravo 90 di dalamnya.

Berikut aksi-aksi pasukan elite TNI yang bikin geleng-geleng kepala.

1. Minum darah ular kobra
skill-kopassus-di-atas-rata-rata-pasukan-elite-negara-lain
Dalam materi pasukan elite ada jungle survival, atau bertahan hidup di hutan. Mereka harus makan apa saja demi mempertahankan hidup.

Salah satu menu favorit saat survival adalah ular kobra yang banyak di hutan tropis. Mereka pun makan daging ular kobra dan meminum darahnya. Hal ini dipercaya bisa menambah kekuatan dan membuat tubuh agak kebal terhadap bisa ular.

Caranya, kepala ular dipotong. Darahnya diminum dan dagingnya dibakar.

2. Bernafas dua jam dalam air
Aksi TNI yang bikin Dunia Tercengang
Pasukan Peleton Intai Tempur (Tontaipur) punya kemampuan bernafas dalam air. Cuma berbekal sebuah buluh bambu, mereka bisa tahan dua jam dalam air.

Jika musuh melihat dari atas, tak akan ketahuan ada Tontaipur yang sedang bersembunyi dalam air.
Dengan gerakan senyap, para prajurit ini pun akan melakukan serangan mendadak ke pertahanan musuh. Para prajurit ini pun bisa bergerak jauh ke daerah musuh untuk melakukan pengintaian.

3. Jalan kaki ratusan kilometer
Jalan kaki ratusan kilometer
Dalam latihan pasukan komando, ada tahapan long march atau perjalanan jauh ratusan kilometer. Tak cuma jalan kaki, mereka harus siap menerima serangan dari para pelatih.

Kopassus TNI AD melakukan long march dari Batujajar, Kabupaten Bandung ke pantai Cilacap, Jawa Tengah. Sementara Paskhas TNI AU berjalan dari Margahayu Bandung ke Pamengpeuk di Garut Selatan.

Begitu sampai di tujuan, bukan berarti bisa santai-santai. Materi terberat medan rawa laut siap menguras fisik mereka habis-habisan.

4. Renang melintasi Selat Sunda dan Madura
Renang melintasi Selat Sunda dan Madura
Buat Prajurit Intai Amfibi TNI AL, berenang melintasi Selat Sunda yang jaraknya 19,2 mil laut atau kurang lebih 38 kilometer hal biasa. Mereka juga rutin berenang menyeberangi Selat Madura.

Selain harus jago berenang, mereka juga harus kuat mendayung perahu karet berkilo-kilo meter. Perahu karet merupakan pilihan terbaik untuk penyusupan dari laut karena tidak menimbulkan suara.

5. Menyusup dilaut tanpa percikan
kopaska
TNI dikenal sebagai tentara yang memiliki kemampuan penyusupan ke daerah musuh tanpa di ketahui yaitu dengan melakukan renang Rintis. Renang Rintis sendiri adalah renang jarak jauh dengan senyap tanpa suara, percikan air dan gelembung udara. 

Dalam renang ini para tartih raider hanya memakai pelambung berjenis bola dan snorkel untuk melakukan penyergapan dalam jarak yang masih jauh. Setelah mendekati target, satu persatu pasukan akan di turunkan dari perahu karet untuk menuju ke target dengan cara berenang dan tanpa percikan air dan gelembung udara. 

6. Berenang dengan Kaki dan Tangan terikat
latihan pasukan TNI
Hellweek adalah salah satu latihan terberat untuk menjadi pasukan elite TNI AL, Komando Pasukan Katak (KOPASKA). Pasukan di haruskan menyelam selama berjam-jam dengan keadaan tangan dan kaki di ikat. Walaupun tidak terlalu dalam, namun para prajurit di tuntut untu dapat mengatur waktu untuk mengambil nafas dan menyelam.

7. Lempar Kapak dan Pisau
7 Aksi Hebat TNI yang bikin Dunia Tercengang
Tidak hanya dituntut ahli dalam pemakian senjata api, namun tentara juga di tuntut untuk ahli bertarung dengan menggunakan senjata tajam. Setiap lulusan pendidikan komando berhak mendapatkan pisau komando. Selain bertarung, prajurit juga di latih melempak pisau dan kapak.

Demikianlah 5 kemampuan TNI yang membuat dunia tercengang. Kita sebagai warga Indonesia patut bangga memiliki tentara dengan kemampuan luar biasa. Semoga informasi ini menambah kecintaan kita terhadap tentara nasional kita dan terhadap negara Indonesia tercinta ini.

Read More
Copyright © 2015. BLOG HUNTER | Template Created By BLOG HUNTER | Proudly Powered By Blogger